CUSTOMER FOCUS

..................................

WORK EXCELLENCE

..................................

INTEGRITY

..................................

TEAM WORK

..................................

CONTINUOUS LEARNING

..................................

Tampilkan postingan dengan label bisnis sembako. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis sembako. Tampilkan semua postingan

Mau mulai Usaha Atau bisnis

Kamis, Agustus 08, 2013 | , , , , , , ,

Mau mulai Usaha Atau bisnis ? Ini Tips nya:

Inilah 13 step sakti menjadi wirausaha

Menjadi wirausaha dan memulai bisnis sendiri adalah impian banyak orang. Sayangnya, banyak yang bingung harus mulai dari mana. Bingung juga harus bisnis apa, dan kapan sebaiknya memulai bisnis yang paling tepat.

Ribuan pertanyaaan berkelebat di benak, yang aslinya sih, bukan pertanyaan, tapi keragu-raguan. Pertanyaan-pertanyaan itu seperti: bisnis apa yang cocok buat saya? Kan, saya tidak punya modal nih. Aku Cuma punya modal 5 juta, usaha apa ya? Peluangnya bagaimana? Bagus gak sih? Dan lain sebagainya.

Oke, kali ini saya coba beberkan 13 jurus sakti untuk memulai jadi pebisnis tangguh, lebih tangguh dari si pejantan tangguhnya Sheila on 7 itu.  :)

1. Mimpi sebagai Awal
A dream is where it all started. Bangunlah mimpimu! Ya, bangun mimpi dan pastikan saat bermimpi kamu tidak sedang tidur! Beneran. Setelah membangun mimpi, segera catat mimpi-mimpimu, sehingga jelas dan terencana. Lah, mimpi kok pake rencana? Iya, bahkan mimpipun harus dicatat dan dinyatakan, agar mudah mengukur pencapaiannya. Ingat, dari seorang pemimpilah semua hal tentang inovasi produk, cara pelayanan, jasa, dan ide bisa laku dijual dan sukses. Karena mimpi tidak ada batasnya, tidak bayar pula, mimpilah dengan berani, dan beranilah bermimpi besar. Dalam dunia mimpi, tidak ada yang tidak mungkin. Tidak ada yang tidak bisa. Semua serba mungkin, semua serba bisa!

2. Percaya dan Yakin
Percaya dan yakin bahwa Anda mampu untuk meraih mimpi dan kesuksesan. Andrie Wongso bilang,“Sukses adalah hak saya”. Karena keyakinan dan kepercayaan ini, segala kendala dan tantangan yang ada di depan akan mudah ditaklukkan, dan kamu merasa ringan saja melakukannya. Ya, harus YAKIN bisa!

3. Mulailah dari hal yang Anda sukai
Yup, temukan passion kamu. Passion itu adlah suatu hal yang jika kamu mengerjakannya, maka hasilnya lebih baik dari orang lain meski tidak dibayar. Atau, suatu pekerjaan yang kamu mampu lakukan berjam-jam, berlama-lama, saat orang lain bosan, kamu masih saja melakukannya.

Mulailah usaha dari hal-hal yang kamu sukai.Sehingga antusiasme akan terus terjaga, meski pada saat-saat sulit. Carilah passion kamu. Untuk menemukan passion, bisa baca artikel soal itu disini.

4. Ketahui dan Belajarlah Dasar-dasar Bisnis
Dasar-dasar Bisnis harus dipelajari, misalnya bagaimana melakukan hal ini:

*BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT EARLY* (beli lebih murah, jual dengan harga tinggi, lakukan pembayaran di belakang, dan terimalah pembayaran di depan). Ilmu dasar berbisnis mutlak harus dipelajari. Aspek-aspek produksi, pemasaran, keuangan dan pengembangan bisnis adalah aspek utma yang harus diketahui.

5. Jangan Takut Mengambil Resiko
Orang sukses adalah pengambil resiko. Jadi bukan resiko yang harus dihindari, tapi bagaimana membuat agar resiko itu tidak terjadi. Bukan dihindari, tapi di manajemen, diatur sedemikian rupa agar resiko is not relevan! Pepatah bijak mengatakan “The Giant that you will be able to achieve is directly proportional to the risk taken“.
Resiko selalu ada di setiap bisnis, bahkan disemua tindakan kita. Semua halada resikonya. Berani mengambil resiko adalah kunci awal dalam dunia usaha. Biasanya, berlaku hukum keseimbangan: Hi-Risk=Hi-Profit. Meski tidak selalu begitu. Tapi resiko terbesar adalah menunda action, karena pasti akan tertundapula suksesnya, dan lebih buruk lagi: Pasti gagal!

6. Carilah Guru dan Konsultan
Ini sangat penting, bergaullah dengan orang-orang yang tepat. Jika ingin jadi pengusaha sukses, banyaklah berteman dengan pengusaha yangterlebih dahulu sukses. Angkatlah mereka jadi ’mentor’. Anda tidak harus bilang ke orang tersebut untuk minta diajari, tapi dekatilah, belajarlah padanya. Cari juga Penasehat Spiritual dan Konsultan Bisnis. Artikel tentang Guru spiritual ada di sini dan tentang konsultan bisnis ada di sini.

7. Miliki Etos Kerja Pengusaha
Seorang pengusaha sukses pasti melakukan kerja lebih banyak dan lebih cerdas dari orang kebanyakan. Meski terlihat mereka tidak bekerjapun, sejatinya mereka berpikir dan bekerja terus-menerus. Bahkan, jauh lebih keras dan lebih banyak dari orang lain. Tanyalah hal ini pada mereka yang sudah sukses, pasti mereka meng-IYA-kannya. Tidak segera menyerah dengan kegagalan, ulang lagi,lakukan lagi…tak berhenti sampai berhasil. Seorang pengusaha, jika memperoleh penolakan dari calon pelanggannya, maka artinya: Belum oke, atau lain waktu pasti oke.

8. Bangunlah Network
Bersilaturahmilah. Bangunlah jaringan, cari teman sebanyak banyaknya. Jangan sekali-kali carimusuh. Perhatikanlah, jika ada barang dan jasa yang harganya sama, kualitasnya sama, maka orang akan cenderung memilih produk atau jasa dari orang yang sudah dikenalnya. Jaringan juga akan membantu anda mengembangkan usaha, memperluas pasar, bahkan membantu anda pada saat-saat sulit.

9. Berani Hadapi Kegagalan
Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha. Hadapilah dengan jantan! Gagal adalah sarana belajar. Habiskan jatah gagalmu saat muda, sukses pasti datang.
10. Action Now
Mulailah sekarang juga. Karena Bisnis yang baik adalah bisnis yang dibuka, bukan ditanyakan terus.

11. Buka Sekarang Juga

Bisnis itu disebut bisnis jika sudah dibuka, bukan diangan-angan.

12. Bukalah Bisnis Sekarang

Bisnis yang bagus itu adalah bisnis yang sudah dijalankan, bukan cuma dihitung-hitung melulu. Bisnis yang dihitung belum tentu dibuka, tapi bisnis yang dibuka, pasti dibuat perhitungannya.

13. Jangan Tunda, Sekarang saja

Menunda bisnis bagi saya adalah lampu merah. Makin lama ditunda, makin ragulah kita untuk memulainya. Dan makin jauhlah kemungkinan suksesnya.

 

Oke, semoga bermanfaat dan segera mambuka bisnis sendiri! Atau masih harus ditambah dengan 200 jurus lain?

Read More

Kiat Dahsyat Mengelola Bisnis Sembako

Selasa, Agustus 06, 2013 | , , , , , , ,


Bisnis sembako merupakan sebuah usaha alternatif yang banyak diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari yang bermodal kecil hingga modal besar. Agar sukses atau minimal dapat menghasilkan pemasukan tetap maka dibutuhkan kreatifitas agar produk yang ditawarkan berbeda dengan yang lain.
Berikut ini ada beberapa tips yang mungkin dapat diterapkan bagi Anda yang sedang merintis atau yang mulai mengembangkan bisnis sembako:
1. Sembako merupakan produk yang pasti dibutuhkan oleh semua orang.
Jadi Anda tidak perlu khawatir soal ada atau tidaknya yang membutuhkan sembako. Yang menjadi soal adalah apakah pengemasan produk sembako yang Anda tawarkan cukup menarik atau tidak. Maksudnya apakah produk tersebut mempunyai nilai lebih sehingga bisa membuat orang tertarik untuk membeli.
2. Tempat juga menjadi pertimbangan yang sangat penting.
Untuk produk seperti sembako, konsumen cenderung mendatangi. Artinya, tempat usaha harus mudah dilihat, dicari, dan dijangkau. Dan ini berarti harus dekat dengan pembeli. Jangan mencari tempat hanya karena murah, namun juga harus karena strategis. Jadi arti kata strategis di atas bermakna memudahkan konsumen dalam mendapatkan sembako.
3. Harga jual produk sangat menentukan laku atau tidaknya produk.
Harga yang ditawarkan sebaiknya mengacu pada dua pendekatan, yaitu pendekatan produksi dan pendekatan pasar. Pendekatan produksi adalah menjual sembako dengan mengambil keuntungan di atas biaya produksi atau biaya operasional. Sementara di sisi lain, Anda perlu melihat harga pasaran. Sebaiknya sembako dijual dengan harga yang kompetitif. Jika pengemasan sembako sama dengan yang lain, maka bsa dijual dengan harga lebih rendah, meskipun keuntungan yang diperoleh lebih kecil. Tetapi apabila produk sembako dikemas dengan sangat menarik, bisa dijual dengan harga lebih tinggi sedikit.
4. Promosikan sembako Anda dengan cara getok tular.
Cara ini hanya bisa dilakukan jika Anda selalu menjual dengan kejujuran. Promosikan dagangan kita dengan kejujuran, sebab hanya inilah yang dapat mendongkrak penjualan kita. Jika ada dana, tidak ada salahnya mencetak brosur agar nampak lebih berbobot dan jual dengan sistem rabar atau diskon pada akhir atau awal bulan. Ini akan sangat membantu meningkatkan penjualan.
5. Soal people.
Kerap kali kita selalu menjual produk bukan menjual jasa. Padahal secara riil yang kita jual tidak hanya barang tapi sejatinya adalah jasa. Mengapa? Karena produk yang dijual tanpa kehangatan, empati dan pelayanan yang baik, mustahil akan mendatangkan pelanggan. Buatlah agar konsumen atau pelanggan merasa dialah orang yang paling penting di mata kita.
6. Jangan menjual produk yang tidak sesuai dengan janji.
Ini akan membuat konsumen kabur. Oleh karena itu, sebaiknya jika kita yakin bisa memenuhi, maka berilah janji beserta buktinya. Jika tidak yakin, janganlah membuat janji.

Read More